Posyandu Bulanan Kampung Giring-Giring Hadirkan Layanan Kesehatan dan Edukasi MP-ASI serta Skrining Kelayakan Kehamilan Bersama Mahasiswa KKN-PPM UGM 2026

20 Juli 2026
SARLINA, S.H
Dibaca 71 Kali
Posyandu Bulanan Kampung Giring-Giring Hadirkan Layanan Kesehatan dan Edukasi MP-ASI serta Skrining Kelayakan Kehamilan Bersama Mahasiswa KKN-PPM UGM 2026

Kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) bulanan kembali diselenggarakan di Kampung Giring-Giring, Kecamatan Biduk-Biduk, Kabupaten Berau. Kegiatan ini memberikan pelayanan kesehatan bagi balita, ibu hamil, dan lanjut usia (lansia), sekaligus menjadi wadah pelaksanaan program kerja mahasiswa Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM) Tahun 2026 melalui edukasi Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI) dan skrining kelayakan kehamilan.

Pelaksanaan Posyandu berlangsung selama tiga hari secara bergilir di tiga Posyandu Kampung Giring-Giring, yaitu Posyandu Tenggiri 1, Posyandu Tenggiri 2, dan Posyandu Tenggiri 3. Pelaksanaan di beberapa lokasi ini bertujuan untuk menjangkau masyarakat di setiap wilayah sehingga pelayanan kesehatan dapat diakses secara merata oleh seluruh sasaran, mulai dari balita, ibu hamil, hingga lansia.

Pada setiap pelaksanaan Posyandu, masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan rutin yang meliputi penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, pemantauan tumbuh kembang balita, pemeriksaan kesehatan ibu hamil, serta pemeriksaan tekanan darah dan kondisi kesehatan lansia. Pelayanan tersebut dilaksanakan oleh tenaga kesehatan bersama kader Posyandu sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.

Sebagai bagian dari program kerja KKN-PPM UGM 2026, mahasiswa turut memberikan edukasi mengenai pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI) kepada para ibu yang memiliki balita. Materi yang disampaikan mencakup pentingnya pemberian MP-ASI pada usia yang tepat, pemenuhan gizi seimbang, pemanfaatan bahan pangan lokal yang bergizi, serta penyajian makanan yang sesuai dengan kebutuhan tumbuh kembang anak. Edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman orang tua dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak secara optimal.

Selain edukasi MP-ASI, mahasiswa juga melaksanakan skrining kelayakan kehamilan bagi perempuan usia subur dan ibu hamil. Skrining dilakukan sebagai langkah deteksi dini terhadap berbagai faktor risiko yang dapat memengaruhi kesehatan ibu maupun janin, seperti status gizi, tekanan darah, riwayat kesehatan, serta kondisi lain yang memerlukan perhatian lebih lanjut. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh informasi mengenai pentingnya persiapan kehamilan yang sehat serta upaya pencegahan risiko sejak dini.

Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan melibatkan masyarakat dalam sesi diskusi dan konsultasi bersama tenaga kesehatan maupun mahasiswa KKN. Para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk bertanya mengenai pola makan balita, pemberian MP-ASI, kesehatan ibu selama kehamilan, hingga langkah-langkah menjaga kesehatan keluarga. Antusiasme masyarakat di ketiga Posyandu menunjukkan tingginya kepedulian terhadap pentingnya pelayanan kesehatan dan edukasi yang berkesinambungan.

Kolaborasi antara tenaga kesehatan, kader Posyandu, Pemerintah Kampung Giring-Giring, dan mahasiswa KKN-PPM UGM menjadi wujud sinergi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat. Kehadiran mahasiswa tidak hanya mendukung pelaksanaan Posyandu melalui program edukasi, tetapi juga memperkuat upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak.

Melalui pelaksanaan Posyandu selama tiga hari di Posyandu Tenggiri 1, Tenggiri 2, dan Tenggiri 3, diharapkan semakin banyak masyarakat yang memperoleh manfaat dari layanan kesehatan serta edukasi yang diberikan. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa KKN-PPM UGM 2026 dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat Kampung Giring-Giring, sekaligus memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, tenaga kesehatan, pemerintah kampung, dan masyarakat dalam mewujudkan generasi yang sehat, mandiri, dan berkualitas.